Jamur Lingzhi Hutan

Jamur Kehidupan dan keberuntungan

– BURUAN HUTAN NUSANTARA UNTUK PENYEMBUHAN BERBAGAI MACAM PENYAKIT –

Jamur Ling Zhi (ganoderma lucidum) di China pada masa pemerinthan Kaisar Shi Huang Tie (259 M) Lishi Zen, ahli pengobatan dimasa dinasti Ming, menyebutkan jamur ini dapat mengembalikan tenaga kehidupan, meningkatkan energi, mengukuhkan otot dan tulang, melicinkan sendi, menajamkan pikiran, dan apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat memperpanjang usia kehidupan.

Keampuhan Ling Zhi di China begitu melegendaris. Di era modern, legenda itu terbuka secara ilmiah. Periset Departemen Farmakologi Heald Science Center Peking University, meneliti mencit yang diinduksi sel tumor sarkoma 180. Hasil menunjukkan asupan polisakarida pebtida yang diekstrak dari reishi berdosis 50 mg, 100 mg dan 200 mg/kg bobot tubuh, menghambat pertumbuhan tumor pada mencit masing-masing 35,2%, 45,2%, dan 61,6%.

Hasil penelitian Shiuh Sheng Lee, dari Departemen Biokimia National – Ming University, Taipe, polisakarida pada Reishi merangsang sel mononuklear darah memproduksi sitosin, TNF-a, IFN-g, IL-1b dan IL-6, yang berperan menghambat proliferasi sel leukimia U 937.

Di China jamur ini disebut pohon kehidupan. Masyarakat jepang menyebutnya Mannentake (jamur keabadian atau jamur 10.000 tahun, Reishi (jamur spiritual), saiatake (jamur keberuntungan).

Setiap 100 gr Ling Zhi terkandung germanium organik Geo 6000 – 12000 ppm di dalam mycelium atau sporophore yang berfungsi mempertahankan keawetan organ tubuh dan pencuci bahan beracun, juga mengandung senyawa tarpenoid, protein, serat dan sulfur yang mempunyai aktifitas antioksidan yang memusnahkan radikal bebas.

Menurut Shuw-bin Lin dari Departemen of Laboratory Medicine, National Taiwan University Hospital, senyawa triterpen pada ganoderma lucidum turut andil mengatasi kanker menghambat pertumbuhan sel hepatoma Huh-7 sel kanker hati tanpa menghambat pertumbuhan sel hati normal.

Kulat sebutan Ling Zhi di malaysia, mengandung antioksidan tinggi yang berasal dari pigmen merah terdapat pada Ling Zhi, menyerang dan mengisolasi sel-sel kanker sehingga tidak menyebar ke sel tubuh lain. Apa yang menyebabkan Reishi ampuh mengatasi kanker? Ling Zhi mengandung senyawa polisakarida yang molekulnya berkaitan beta, fakta ilmiah itulah yang mendorong Dr. Raymond Chang, MD, FACP dari sloan – Kattering Cancer Center New York, menganjurkan yang menjalani kemo atau radioterapi diberikan 5 – 10 gram Reishi per hari untuk mencegah metastesis atau penyebaran sel kanker ke organ tubuh lain.

Komplikasi terjadi akibat anjloknya sistem kekebalan tubuh. Selain diberikan asupan ekstrak reishi, masing-masing pasien menjalani tes immunoglobulin untuk menentukan tingkat kekebalan tubuh, hasil riset menunjukkan, tingkat IgA, IgG dan IgM si pasien terus meningkat, artinya reishi bekerja menghantam penyakit dengan mengdongkrak sistem kekebalan tubuh.

Enzim amilase, ekstraseluler oksidase, invertase koagulase, laktase, protease, dan berbagai mikroelemen, senyawa tersebut berperan khusus, yakni menjaga kebugaran dan kesehatan, menghambat karsinogen penyebab kanker dan tumor.

Ada 2 macam Ling Zhi yang dikonsumsi masyarakat pada umumnya yaitu Jamur Ling Zhi yang dibudidayakan dan tangkapan dari alam. Semua mempunyai khasiat ysng sama penyembuhan. Tapi Ling Zhi tangkapan dari alam yang berumur 3 tahun keatas dicari oleh masyarakat pada umumnya, karena khasiatnya yang benar-benar lebih lebat dan luar bisa kekuatannya yang berlipat daripada jamur hasil budidaya. Jamur Ling Zhi sifatnya manis sedikit pahit, hangat dan tidak beracun. Meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan berbagai penyakit.

Kandungan kimia alami:

Esgosterol coumarin, fungal, asam amino, polipeptidase, polisakarida, mineral, natrium, kalsium, germanium organik, seng, copper, mangan, laktase, kougulase, amilase.

Komposisi:

Tiap kapsul berisi tepung Sphorophore Ling Zhi Murni ………. ± 450 mg.

Indikasi:

Sebagai pengobatan lambung, radang lambung,  jantung koroner,  kanker paru, nasofaring, esofagus yang disertai lemahnya gejala energi vital, fungsi sel darah atau menurunnya sistem imun, bronkitis, ashma, hepatitis (hati), cormunal, kolesterol, darah tinggi, hipertensi, diabetes, rematik, sel darah putih menurun (leukopenia), leukimia, menunda penuaan dini, kanker payudara, kista, tumor.
#dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s